Home » , » Membaca Hasil Tes Kebugaran Jasmani

Membaca Hasil Tes Kebugaran Jasmani

Setiap orang harus tetap mengetahui tingkat kebugaran jasmaninya sendiri sehingga dapat menyesuaikan antara aktivitas tubuh dengan kemampuan fisik. Salah satu upayanya dengan cara melakukan tes, kemudian menginterpretasikan hasil tes dengan kriteria penilaian. 


Pada subbab sebelumnya Anda telah melakukan tes kebugaran jasmani, yang meliputi tes lari cepat 60 meter, tes angkat tubuh (30 detik untuk putri dan 60 detik untuk putra), tes baring duduk 60 detik, tes loncat tegak, dan tes lari jauh (1000 meter untuk putra dan 800 meter untuk putri). Setelah Anda melakukan tes interpretasikan hasil tes dengan tabel pada lampiran 3 yaitu norma tes kebugaran jasmani indonesia untuk Sekolah Menengah Atas (usia 16 s.d. 19 tahun).

Untuk mengetahui derajat kebugaran jasmani berdasarkan nilai di atas, Anda harus melakukan penghitungan setiap butir tes. Nilai terakhir suatu norma merupakan penjumlahan dari skor setiap butir tes. 

Berikut beberapa langkah dalam penghitungan setiap butir tes. 

1.  Menentukan nilai rata-rata hasil tes dengan menggunakan pendekatan:
X = ∑X/N
2.  Mencari nilai simpangan baku dari hasil tes tersebut dengan menggunakan pendekatan:
S = √∑( Xi – X)2  / n – 1
Untuk butir tes yang menggunakan satuan waktu pendekatannya diubah menjadi:
( X – Xi)2  
3.  Membuat norma penilaian dengan menggunakan dasar kurva normal, nilai rata-rata, dan simpangan baku dengan  menggunakan TSkor.
TSkor. = 50 ± 10 [(X – Xi) / S]

Contoh
Misalkan hasil tes baring duduk 5 siswa adalah sebagai berikut.
A = 20    C = 15    E = 15
B = 18    D = 17

Jumlah skor: (20 + 18 + 15 + 17 + 15) = 85
Nilai rata-rata kelompok, dengan menggunakan pendekatan:
X = ∑X/N
= 85/5  
= 17

0 komentar:

Posting Komentar